nurkhamid
 
Kompleksitas hidup dewasa ini umumnya disebabkan oleh ulah orang itu sendiri. Berencana rinci sekali sampai jangka puluhan tahun ke depan, sementara orang tidak tahu kapan dia dipanggil menghadap. Orang berusaha menghindari rutinitas dengan merencanakan acara refreshing ke luar negeri, ke gunung, ke pantai, ke tempat-tempat baru yang konon biar tidak jenuh.
 
 
Pendapat pribadiku saat ini, yang "mengganggu" itu otak manusia. Dia (si otak) suka sense of progress, sense of achievement, sense of time, dan sense of space.
 
 
Sudah diberitahukan kepadaku sejak kecil, kalau orang berbuat baik dijanjikan surga, kalau berbuat jelek dijanjikan ancaman neraka. Kapan? Nanti kalau orang sudah meninggal dan melewati fase pengadilan Tuhan. Berita ini benar adanya, diberitakan oleh Tuhan kepada manusia lewat perantara interface Malaikat Jibril ke Kanjeng Nabi Muhammad SAW. 
 
 
Sukses dengan sederhana. Kalimat ini sederhana. Di dalamnya terkandung efisiensi. Pengertian sederhana sukses adalah tercapainya tujuan atau sasaran. Efisiensi terkait dengan pemanfaatan sumber daya secara maksimal,  tanpa pemborosan atau penyia-nyiaan. Sumber daya itu mencakup diri pribadi, lingkungan, dan waktu.
 
 
Acara rutin kali ini sudah berjalan sekitar 8 kalian. Weekly Gathering dimulai dengan makan bareng, nderes Alquran satu ruku' per orang, dan diakhiri dengan kultum. Tadi ditampilkan guest speaker dari Mesir. Dikenalkan di presentasinya dengan bantuan laptop dan sebuah tivi layar datar tentang riwayat Mesir.

Mesir bagus lah, mempunyai akar peradaban tinggi, tanahnya subur, masyarakat memadat di tepian sungai Nil. 

 
 
Ketikan berikut ini isinya renungan untuk memperingatkan aku bahwa aku sudah berambut pirang-pirang yang putih. Selengkapnya, sila diklik Read More di bawah ini:
 

nurkhamid